Beranda / Berita / Sinergi Tanpa Batas: Polri, TNI, dan Ulama Bersatu dalam Khotaman & Imtihan Ponpes Al Falah

Sinergi Tanpa Batas: Polri, TNI, dan Ulama Bersatu dalam Khotaman & Imtihan Ponpes Al Falah

OKU TIMUR – Semangat religiusitas terpancar di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II, saat Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah menggelar perhelatan besar bertajuk Haflah Akhirus Sunah, Wisuda Al Miftah, serta Khotaman dan Imtihan Qiraati, pada Senin (09/01/2026).

​Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menuntaskan jenjang pendidikannya. Hadir mewakili Kapolsek Belitang II, Kanit Binmas Aiptu Eko Budi S. didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Hendro S., sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan mental dan spiritual generasi muda di wilayah OKU Timur.

​Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Pengasuh Ponpes Al Falah K.H. Hasan Baidowi, Pengasuh Ponpes Al Jazuly K.H. Saykhoni S.If, S.H., serta PJNU OKU Timur Bapak Bahrul Huda. Turut hadir pula Babinsa Serka Sungkono, Kepala Desa Sumber Harapan Bapak Dariyanto, serta jajaran Kades se-Kecamatan Belitang II.

Suasana haru dan bangga menyelimuti lokasi saat prosesi penyerahan medali dan piagam kepada para wisudawan. Tak hanya sekadar seremonial, acara ini juga diisi dengan siraman rohani yang menyentuh hati dari K.H. Nur Rahmad Saifullah, S.Pd., M.Pd. (Ketua Dai Kamtibmas Polda Lampung), yang dalam ceramahnya menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI.

​Sekitar 300 orang, yang terdiri dari wali santri, Muslimat, Fatayat NU, serta tamu undangan, memadati area pondok dengan tertib. Guna memastikan kegiatan berjalan lancar, Polsek Belitang II bersama Koramil Belitang II melakukan pengamanan ketat, dibantu oleh unsur Banser, Pagar Nusa (PN), dan PSHT.

​”Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk pengamanan, tetapi untuk memastikan bahwa sinergi antara ulama, umaro, dan aparat keamanan tetap terjaga demi terciptanya kondusifitas di masyarakat,” ujar Aipda Hendro S. di sela-sela kegiatan.

​Kegiatan berakhir pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Desa Sumber Harapan akan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi karakter bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *