
BELITANG MULYA – Dalam rangka membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dan meningkatkan kesadaran hukum sejak dini, Polsek Belitang II menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bagi ribuan santri di Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Tulung Sari, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (14/01/2026) ini dipusatkan di Aula Pondok Pesantren Darul Falah mulai pukul 09.00 WIB. Kapolsek Belitang II yang dalam hal ini diwakili oleh Kanit Binmas, AIPTU Eko Budi Santoso, hadir sebagai pemateri utama didampingi oleh Lurah Pondok Pesantren, Andi Irawan. Turut hadir mendampingi di antaranya Bhabinkamtibmas Desa Tulung Sari Bedy Ibrahim Putra, Kanit IK Aipda Agam Riyanto, SH, serta jajaran dewan guru.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, tercatat sebanyak 1.203 santri/siswa mengikuti jalannya kegiatan dengan khidmat. Jumlah tersebut terdiri dari 678 siswa MTS Darul Falah dan 525 siswa SMA Darul Falah (total akumulasi sesuai data lapangan).

Dalam arahannya, AIPTU Eko Budi Santoso memaparkan lima poin krusial yang menjadi tantangan remaja saat ini, yakni:
- Bahaya Bullying: Mengedukasi dampak psikologis bagi korban dan sanksi hukum bagi pelaku.
- Kenakalan Remaja: Mengupas penyebab serta dampak buruknya bagi masa depan.
- Penyalahgunaan Narkoba: Memberikan peringatan keras mengenai ancaman narkotika yang merusak generasi.
- Pembatasan Gadget: Mengajak santri bijak menggunakan teknologi agar tidak terpapar konten negatif.
- Kriminalitas: Pencegahan tindakan pencurian dan pelanggaran hukum lainnya.
”Kegiatan ini merupakan langkah preventif kami untuk menekan angka kenakalan remaja di wilayah hukum Polsek Belitang II. Kami ingin para santri tidak hanya cerdas secara akademik dan agama, tetapi juga memiliki karakter ‘Budaya Sadar Hukum’ agar terhindar dari pergaulan yang merugikan diri sendiri maupun keluarga,” ujar AIPTU Eko Budi Santoso di sela-sela materi.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, sambutan dari perwakilan pengasuh pondok pesantren, hingga sesi inti penyuluhan yang ditutup dengan doa bersama. Kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kriminalitas.





