Beranda / Berita / Sinergi Bhabinkamtibmas dan Petani: BRIPDA M. Rizky Alpian Dukung Ketahanan Pangan di Desa Totorejo

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Petani: BRIPDA M. Rizky Alpian Dukung Ketahanan Pangan di Desa Totorejo

OKU TIMUR – Menindaklanjuti program penguatan ketahanan pangan nasional, Personel Bhabinkamtibmas Polsek Belitang II, Bripda M. Rizky Alpian, melaksanakan giat sambang dan pendampingan langsung kepada petani di Desa Totorejo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

​Dalam giat kali ini, Bripda M. Rizky Alpian menyambangi lahan jagung milik Bapak Hasan (48), seorang petani setempat yang aktif mengelola lahan produktif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah ladang bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kemandirian pangan di tingkat desa.

  • Pelaksana: Bripda M. Rizky Alpian (Bhabinkamtibmas Polsek Belitang II)
  • Pemilik Lahan: Bapak Hasan (48 Tahun)
  • Komoditas: Tanaman Jagung
  • Luas Lahan: ± 1/4 Hektar
  • Lokasi: Desa Totorejo, Kec. Belitang II, Kab. OKU Timur

​Bripda M. Rizky Alpian berdialog langsung dengan Bapak Hasan mengenai perkembangan tanaman jagung miliknya. Selain memberikan semangat, Bhabinkamtibmas juga berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi petani, seperti ketersediaan pupuk dan pola pengairan.

​Lahan seluas seperempat hektar tersebut kini menjadi salah satu titik fokus pemantauan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Belitang II. Harapannya, hasil panen jagung ini nantinya dapat memperkuat ketersediaan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga Bapak Hasan.

​”Polri berkomitmen untuk selalu hadir mendampingi masyarakat, terutama para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan kita. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa memastikan aktivitas pertanian berjalan lancar tanpa gangguan kamtibmas,” ujar Bripda M. Rizky di sela-sela kegiatannya.

​Kegiatan ini berjalan dengan aman dan kondusif. Bapak Hasan selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian pihak Kepolisian yang mau turun langsung ke sawah dan ladang untuk mendengar aspirasi masyarakat kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *