
OKU TIMUR – Dalam rangka meningkatkan pelayanan prima dan mempercepat respon terhadap laporan masyarakat, jajaran Polsek Belitang II terus mensosialisasikan saluran komunikasi darurat milik Polri. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah dan cepat menghubungi petugas kepolisian saat membutuhkan bantuan atau melaporkan adanya gangguan kamtibmas.
Pada hari Senin siang, 30 Maret 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, personel Polsek Belitang II yang dipimpin oleh Aipda Khairil Fikri beserta anggota piket lainnya melaksanakan giat pemasangan banner dan stiker Call Center Polres OKU Timur di sejumlah titik strategis di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

Pemasangan dilakukan di lokasi-lokasi yang mudah terlihat oleh khalayak ramai, seperti kantor desa, warung warga, hingga persimpangan jalan pemukiman. Selain memasang banner berukuran besar, personel juga menempelkan stiker di rumah-rumah warga dan fasilitas umum agar nomor darurat tersebut selalu tersimpan dalam ingatan masyarakat.
”Pemasangan banner dan stiker ini adalah upaya kami untuk ‘menjemput bola’. Kami ingin masyarakat tahu bahwa polisi selalu ada dan mudah dihubungi kapan saja. Jika ada tindak kriminal, kecelakaan, atau gangguan keamanan lainnya, warga tidak perlu bingung lagi harus melapor ke mana,” ujar Aipda Khairil Fikri di sela kegiatan.
Selain melakukan pemasangan, Aipda Khairil Fikri juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai cara penggunaan layanan Call Center tersebut. Ia mengingatkan agar fasilitas ini digunakan secara bijak dan bertanggung jawab untuk keperluan darurat yang nyata.
Kapolsek Belitang II menegaskan bahwa transparansi dan kemudahan akses informasi adalah kunci dari kepercayaan publik. Dengan adanya penyebaran nomor kontak resmi ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan warga Desa Sumber Jaya semakin kuat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi pemasangan terpantau aman dan mendapat apresiasi positif dari perangkat desa serta warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya informasi layanan cepat tersebut.





