
BELITANG MULYA – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi, jajaran Polsek Belitang II bergerak cepat melakukan pengamanan dan monitoring di objek vital wilayah hukumnya. Langkah preventif ini diambil guna menjamin stabilitas keamanan dan mencegah terjadinya antrean panjang maupun potensi gangguan kamtibmas di area pengisian bahan bakar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu pagi, 19 April 2026 mulai pukul 08.00 WIB ini, dilakukan berdasarkan surat perintah resmi Kapolres OKU Timur melalui Sprin / 32 / IV / 2026 / SEK BLT II. Patroli monitoring ini dipimpin langsung oleh Kanit Provos Polsek Belitang II, IPDA G. Komang A., didampingi oleh Brigpol Dody Yuristianto dan Brigpol Azis Widodo, S.E.
Kehadiran personel berseragam di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memantau langsung dinamika di lapangan pasca perubahan harga yang mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022
Dalam giat tersebut, tim melakukan pengecekan di SPBU 24.323.151 yang berlokasi di Desa Tulung Sari BK. 14, Kecamatan Belitang Mulya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Supervisor SPBU, Bapak Marsuwan, tercatat ketersediaan stok BBM saat ini adalah:
- Pertalite: 500 Liter
- Pertamax: 355 Liter
- Dexlite: 400 Liter
Mengingat angka tersebut merupakan batas stok minimum, pihak pengelola SPBU saat ini belum dapat melakukan pelayanan penjualan guna menjaga teknis operasional tangki pendam. Selain itu, dilaporkan bahwa untuk hari ini tidak terdapat jadwal pengiriman BBM dari depo ke SPBU tersebut.
Meskipun terdapat penyesuaian harga dan keterbatasan stok sementara, terpantau situasi di lokasi tetap tenang. Tidak terlihat adanya antrean kendaraan baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang menumpuk.
“Prioritas utama kami adalah memastikan situasi pasca penyesuaian harga BBM Non-Subsidi ini tetap kondusif. Kami terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar informasi mengenai ketersediaan stok disampaikan secara transparan kepada masyarakat untuk menghindari kesalahpahaman,” ujar IPDA G. Komang A. di lokasi.
Secara keseluruhan, SPBU di Desa Tulung Sari BK. 14 melayani penyediaan BBM jenis Pertalite (Subsidi), serta Pertamax dan Dexlite (Non-Subsidi). Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar area SPBU terpantau aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gejolak di masyarakat.



