
OKU TIMUR – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II, bersinergi dengan unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten OKU Timur, sukses melaksanakan operasi pengamanan melekat (Pamwaskat) atas kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri silaturahmi akbar Forum Komunikasi Petanggan (FORKOMP) OKU Timur Ke-5 yang dipusatkan di Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (31/05/2026).
Guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar, jajaran kepolisian menerapkan skema pengamanan ketat sejak pagi hari. Berdasarkan legalitas formal Surat Perintah Kapolres OKU Timur Nomor: Sprin / 531 / V / PAM.3. / 2026, operasi diawali dengan Apel Kesiapan Pengamanan pada pukul 09.00 WIB di lokasi kegiatan. Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Belitang II, IPTU Toni Aji, S.H., M.H., selaku Kepala Pengamanan Wilayah (Kapamwil), didampingi Perwira Pengendali (Padal) IPTU Komang Adiyanta, S.E., serta diikuti oleh personel gabungan dari Rayon II dan Polres OKU Timur. Pengamanan ini juga diperkuat oleh personel Babinsa Koramil Belitang II, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten OKU Timur.

Agenda tahunan yang mengusung tema “Merawat Silaturahmi dan Melestarikan Budaya Komering” ini dihadiri oleh sekitar 800 masyarakat Desa Petanggan, baik warga setempat maupun kaum perantau yang sengaja pulang kampung untuk melepas rindu. Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi dan tokoh penting, di antaranya Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., Anggota DPRD Sumsel Hj. Melinda, S.Sos., M.M., jajaran Forkopimda OKU Timur, Ketua Lembaga Pembina Adat OKU Timur H. Leo Budi Rachmadi, Kakan Kemenag, Kasat Pol PP, Kadishub, Kadinkes, serta para ketua lembaga adat se-Kabupaten OKU Timur dan wilayah tetangga seperti Jakarta dan Lampung.
Rangkaian kunjungan kerja Gubernur Sumsel dimulai pada pukul 11.58 WIB, saat helikopter yang membawa rombongan mendarat dengan aman di Lapangan Sepakbola Desa Rejosari BK 15, Kecamatan Belitang Mulya. Rombongan bergerak melalui jalur darat dan tiba di pusat acara Desa Petanggan pada pukul 12.05 WIB dengan pengawalan berlapis. Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat dengan penampilan sakral Tari Sambut OKU Timur, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, doa bersama, serta lantunan syahdu Lagu Daerah Komering “Bumi OKU Timur”.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan kilas balik sejarah FORKOMP yang pertama kali dideklarasikan di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2010 silam. Di edisi kelima ini, panitia secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sumsel, Bupati OKU Timur, serta Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., atas bantuan sosial keagamaan berupa hewan kurban (sapi) bagi warga Desa Petanggan. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangga menjadi warga Komering serta berkomitmen melestarikan budayanya agar kian maju.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., dalam sambutannya mengaku sangat bahagia dan bangga dapat berkumpul kembali bersama keluarga besar warga Petanggan, baik yang menetap maupun yang sedang mudik dari perantauan. Gubernur mengenang kedekatan emosionalnya dengan tokoh-tokoh Petanggan yang merupakan rekan sekolahnya terdahulu. Beliau menegaskan komitmen pribadinya yang konsisten menghadiri agenda FORKOMP sejak pertama kali diselenggarakan di Semarang tahun 2010, seraya memberikan apresiasi tertinggi atas soliditas warga dalam merawat adat komering di tengah arus modernisasi.
Setelah sesi seremonial, penyampaian tradisi lisan Hiring-Hiring, dan suguhan Tari Kreasi “Morli Melincah”, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Tepat pukul 13.05 WIB, seluruh agenda formal selesai dan Gubernur Sumsel beserta rombongan berpamitan meninggalkan lokasi menuju Lapangan Sepakbola Desa Rejosari. Pada pukul 13.10 WIB, helikopter rombongan Gubernur berhasil take off menuju titik kunjungan berikutnya di Desa Tulung Selapan, Kabupaten OKI.
Kapolsek Belitang II, IPTU Toni Aji, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian pengamanan ditarik mundur secara teratur pada pukul 13.30 WIB. “Berkat soliditas koordinasi antara Polri, TNI, instansi pemkab, dan panitia, pergerakan objek pengamanan mulai dari kedatangan rute udara, lokasi acara, hingga kembali take off berjalan dengan lancar, tertib, kondusif, dan terkendali sepenuhnya tanpa ada ancaman Kamtibmas,” pungkasnya.





