Beranda / Berita / Polsek Belitang II Monitoring Perkembangan Sektor Pertanian Jagung di Wilayah Kecamatan Belitang II

Polsek Belitang II Monitoring Perkembangan Sektor Pertanian Jagung di Wilayah Kecamatan Belitang II

BELITANG II – Dalam rangka mensukseskan program pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II terus aktif mendampingi para petani di wilayah hukumnya. Langkah nyata ini kembali ditunjukkan oleh personel Bhabinkamtibmas Polsek Belitang II, Aipda Joko Prayitno, yang turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pengecekan berkala terhadap lahan pertanian milik warga.

​Kegiatan monitoring dan peninjauan langsung kali ini dilaksanakan di area perladangan yang terletak di Desa Sumber Sari, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Pengecekan ini difokuskan pada lahan pertanian yang dikelola secara produktif oleh salah seorang petani lokal, dengan identitas sebagai berikut:

  • Nama : Bapak Supriono
  • Umur : 58 Tahun
  • Pekerjaan : Petani
  • Alamat : Desa Sumber Sari, RT 002 / RW 001, Kecamatan Belitang II

​Dalam giat sambang ketahanan pangan ini, Aipda Joko Prayitno memantau perkembangan komoditas tanaman Jagung yang ditanam di atas lahan seluas 1/4 Hektare (atau sekitar 850 Meter Persegi). Pengecekan ini meliputi pemantauan kondisi fisik tanaman, ketersediaan sumber air untuk irigasi, potensi gangguan hama, hingga sistem pemupukan yang digunakan oleh petani agar hasil panen yang didapat nantinya bisa maksimal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Belitang II untuk memastikan stabilitas dan ketersediaan pangan di tingkat desa terjaga dengan baik. Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga membuka ruang dialog dengan Bapak Supriono guna mendengarkan langsung kendala atau aspirasi yang dihadapi para petani di lapangan.

​Melalui pendampingan yang konsisten ini, Polsek Belitang II berharap para petani di wilayah Kecamatan Belitang II, khususnya di Desa Sumber Sari, tetap termotivasi dan bersemangat dalam mengelola lahan pertanian mereka. Kehadiran Polri di sektor pertanian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, sekaligus mendorong terciptanya swasembada pangan yang kuat, dimulai dari sektor terkecil di tingkat desa.

​Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pertanian terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hubungan kemitraan yang erat antara personel kepolisian dan masyarakat tani pun terus terjaga dengan sangat baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *