Beranda / Berita / Kritisi Kemandirian Pangan Desa, Polsek Belitang II Lakukan Pendampingan Petani Jagung di OKU Timur

Kritisi Kemandirian Pangan Desa, Polsek Belitang II Lakukan Pendampingan Petani Jagung di OKU Timur

OKU TIMUR – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan nasional, personel Polsek Belitang II, Aipda Idrus Salim, melaksanakan kegiatan pengecekan dan pendampingan lahan pertanian milik warga di Desa Kemuning Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

​Kegiatan sambang dan monitoring ini berfokus pada peninjauan secara langsung kondisi komoditas pangan lokal di wilayah hukum Polsek Belitang II. Pada kesempatan tersebut, Aipda Idrus Salim mendatangi lahan pertanian seluas 1 hektar yang ditanami komoditas jagung milik Bapak Hamka (46), seorang petani lokal yang berdomisili di Desa Kemuning Jaya.

​Kapolsek Belitang II menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh jajarannya bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dalam memotivasi para petani agar terus produktif. Pengecekan ini mencakup pemantauan perkembangan tumbuh tanaman, potensi kendala hama, hingga kesiapan masa panen.

“Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan dorongan semangat kepada masyarakat pengelola lahan, sekaligus memastikan bahwa ketersediaan serta potensi pangan di wilayah Kecamatan Belitang II tetap aman dan terjaga,” ujar Aipda Idrus Salim di sela-sela kegiatannya.

​Bapak Hamka selaku pemilik lahan menyambut positif kehadiran dan perhatian dari personel Kepolisian tersebut. Menurutnya, sinergi dan perhatian langsung dari aparat kepolisian memberikan rasa aman serta motivasi lebih bagi para petani lokal dalam mengelola dan mengoptimalkan hasil pertanian mereka.

​Melalui kegiatan ketahanan pangan ini, Polsek Belitang II berharap potensi sektor pertanian di Kabupaten OKU Timur, khususnya tanaman jagung, dapat berkembang optimal guna menopang perekonomian masyarakat serta mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *