
BANGUN REJO – Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan serta menyerap aspirasi pembangunan berskala prioritas, Pemerintah Desa Bangun Rejo menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Kantor Desa Bangun Rejo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, pada Selasa (25/8/2026) mulai pukul 08.30 WIB.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur elemen masyarakat dan jajaran instansi pemerintahan setempat, di antaranya Plt. Camat Belitang II Ican Sagita, S.E., Kasi PMD Eko Y. Mohtar, Kapolsek Belitang II yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Aipda Khairil Fikri, Babinsa Serda Edy, Kepala Desa Bangun Rejo Eko Y. Mohtar, Pendamping Desa Agus, Pendamping Lokal Desa Swadi, serta Ketua BPD dan MPD Desa Bangun Rejo. Turut hadir pula Bidan Desa Dila Angelia Wati, S.Keb., para kader Posyandu, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Desa Bangun Rejo.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, disusul oleh penyampaian sambutan dari Plt. Camat Belitang II, Kepala Desa Bangun Rejo, serta Kasi PMD Kecamatan Belitang II. Memasuki agenda inti, seluruh peserta musyawarah secara aktif mendiskusikan berbagai usulan hingga sampai pada tahap penetapan usulan prioritas RKPDes 2027.
Berdasarkan hasil musyawarah bersama, penetapan program prioritas RKPDes TA 2027 Desa Bangun Rejo dipfokuskan pada beberapa sektor vital, antara lain:
- Pembangunan jalan cor beton untuk memperlancar akses transportasi masyarakat.
- Pengadaan sarana dan prasarana penunjang fasilitas serta alat-alat Posyandu guna meningkatkan taraf kesehatan warga.
- Pembangunan drainase sepanjang 200 meter untuk penataan lingkungan.
- Peningkatan dan perbaikan akses jalan desa yang menghubungkan Desa Bangun Rejo dengan Desa Tanjung Kemuning.
Seluruh rangkaian kegiatan Musdes Penyusunan RKPDes TA 2027 ini berakhir sekira pukul 11.00 WIB. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh dengan semangat gotong royong antarlembaga desa dan warga.





