
BELITANG II – Pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak harus menunggu datangnya musim kemarau. Prinsip “lebih baik mencegah daripada memadamkan” menjadi dasar bagi personel Polsek Belitang II untuk terus bergerak memberikan edukasi kepada masyarakat. Pada hari Jumat, 13 Februari 2026, pukul 09.30 WIB, jajaran Polsek Belitang II melaksanakan giat penyebaran Maklumat Kapolda Sumsel terkait larangan membakar hutan dan lahan.
Giat yang dipimpin langsung oleh Ka SPK I, Aipda Aan Afprianto, ini menyasar pemukiman warga dan titik-titik perkebunan di Desa Darma Buana, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna menanamkan kesadaran kolektif masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, meskipun intensitas hujan saat ini masih sering terjadi.
Dalam pelaksanaannya, Aipda Aan Afprianto beserta anggota piket melakukan penempelan maklumat di tempat-tempat strategis yang menjadi pusat keramaian warga, seperti kantor desa, warung, dan jalur perlintasan petani. Selain penempelan selebaran, petugas juga melakukan dialog tatap muka untuk memberikan pemahaman mengenai sanksi pidana dan denda bagi pelaku Karhutla sebagaimana diatur dalam undang-undang.
”Walaupun saat ini kita belum memasuki musim kemarau yang ekstrem, namun edukasi harus terus berjalan. Kami ingin masyarakat Desa Darma Buana sudah memiliki pemahaman yang kuat sejak sekarang, sehingga saat cuaca panas tiba nanti, tidak ada lagi warga yang melakukan pembakaran lahan,” jelas Aipda Aan Afprianto di lokasi kegiatan.
Petugas juga mengajak tokoh masyarakat dan perangkat desa untuk bersama-sama menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan. Respon warga sangat positif, mereka mengapresiasi kehadiran Polri yang aktif mengingatkan warga meskipun situasi alam saat ini masih relatif aman dari titik api (hotspot).
Kegiatan penyebaran maklumat ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sebagai wujud komitmen Polsek Belitang II dalam mewujudkan wilayah yang bebas asap di masa mendatang.





