
OKU TIMUR – Dalam upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas harga komoditas pertanian di tingkat petani, Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II terus berkomitmen memberikan pendampingan intensif kepada sektor pertanian lokal.
Komitmen ini dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan pada Kamis sore (18/06/2026). Mewakili Kapolsek Belitang II, Iptu Toni Aji, S.H., M.H., jajaran personel jajaran Binmas Polsek Belitang II melakukan pendampingan dan monitoring langsung terhadap proses penjualan hasil panen jagung oleh para petani binaan Kecamatan Belitang II. Proses penyerapan hasil bumi ini berlangsung di Gudang Bulog Terukis Rahayu, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan monitoring yang dimulai sejak pukul 14.30 WIB ini dipimpin secara bergantian oleh personel Binmas Polsek Belitang II, yakni Brigadir Candra Pradana dan Brigadir Redy Eko Irawan, S.E. Kehadiran pihak kepolisian di lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh proses transaksi, pengujian kualitas, hingga penimbangan berjalan dengan transparan, lancar, dan aman.

Rincian Hasil Penyerapan Jagung Petani Binaan:
- Total Volume Penjualan: 10.500 kg (10,5 Ton)
- Kemasan: 210 karung (dengan berat rata-rata 50 kg per karung)
- Kadar Air (Hasil Uji Bulog): 12,2% (Memenuhi standar kualitas premium Bulog)
Sebelum jagung-jagung tersebut resmi dibeli dan masuk ke dalam gudang penyimpanan, pihak petugas pemeriksa dari Bulog terlebih dahulu melakukan serangkaian pengujian teknis yang ketat. Pengujian tersebut meliputi pemeriksaan kualitas fisik biji jagung, verifikasi tonase menggunakan timbangan resmi, hingga uji kadar air. Berdasarkan hasil alat ukur pegawai Bulog, jagung hasil panen petani Belitang II mencatatkan kadar air sebesar 12,2%, yang berarti komoditas tersebut memiliki kualitas sangat baik dan memenuhi standar nasional penyerapan pangan.
Secara terpisah, Kapolsek Belitang II, Iptu Toni Aji, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan pengawalan ini merupakan tindak lanjut konkret dari program penyerapan jagung ke Bulog yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh pihak BULOG di Polres OKU Timur beberapa waktu lalu.
”Langkah ini adalah bentuk implementasi instruksi pimpinan untuk menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah. Kami ingin memastikan hasil keringat para petani mendapatkan serapan yang optimal dengan harga yang stabil, sehingga kesejahteraan mereka terjaga dan terhindar dari praktik tengkulak yang merugikan,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, Iptu Toni Aji menegaskan bahwa pihak Polsek Belitang II bersama seluruh jajaran Bhabinkamtibmas tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka akan terus turun ke lapangan secara berkala guna memantau perkembangan lahan pertanian, memberikan imbauan terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta mendampingi petani dari masa tanam hingga proses pascapanen.
Seluruh rangkaian kegiatan penyerapan dan monitoring penjualan jagung ini berakhir pada pukul 16.15 WIB. Berkat koordinasi yang solid antara pihak kepolisian, petani binaan, dan petugas Bulog, aktivitas berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan kondusif.





