
OKU TIMUR – Dalam rangka menyukseskan program pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan nasional di tingkat desa, jajaran Polsek Belitang II terus aktif bergerak di tengah masyarakat. Pada hari Minggu, 21 Juni 2026, Anggota Polsek Belitang II, AIPDA Khairil Fikri, melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan giat ketahanan pangan di Desa Kemuning Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Dalam giat sambang dialogis tersebut, AIPDA Khairil Fikri mengunjungi areal lahan pertanian milik salah seorang warga setempat, Bapak Marno (48 tahun), yang berprofesi sebagai petani. Di atas lahan seluas kurang lebih seperempat (1/4) hektar yang berlokasi di Desa Kemuning Jaya, Bapak Marno memanfaatkan tanahnya secara produktif dengan menanam komoditas jagung.
Kehadiran personel Polsek Belitang II di lapangan tidak hanya sekadar melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga memberikan motivasi, ruang berdiskusi, serta dukungan moral kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka. AIPDA Khairil Fikri berkesempatan melihat langsung perkembangan kondisi tanaman jagung milik Bapak Marno sekaligus bertukar pikiran mengenai kendala yang dihadapi petani, seperti ketersediaan pupuk, pola pengairan, hingga antisipasi serangan hama.
Kapolsek Belitang II secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kedekatan yang terjalin antara personil kepolisian dan kelompok tani, diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif di wilayah hukum Polsek Belitang II.
Bapak Marno selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Anggota Polsek Belitang II. Dirinya merasa termotivasi untuk terus mengoptimalkan lahan pertaniannya demi mencukupi kebutuhan pangan keluarga maupun membantu pasokan komoditas jagung di wilayah Kecamatan Belitang II.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan penuh dengan rasa kekeluargaan





