
OKU TIMUR – Guna mendukung program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Belitang II terus aktif turun ke lapangan. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan konsistensi personel kepolisian dalam mendampingi, memantau, sekaligus memberikan motivasi langsung kepada para petani di wilayah hukum Polsek Belitang II.
Kegiatan pemantauan ketahanan pangan kali ini dilaksanakan oleh anggota Polsek Belitang II, Bripda M. Rizky Alpian, pada Sabtu (17/7/2026). Petugas menyambangi salah satu lahan pertanian produktif yang berada di Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.
Dalam giat sambang pertanian tersebut, Bripda M. Rizky Alpian menemui langsung pemilik lahan pertanian, dengan identitas sebagai berikut:
- Nama: Jumingan
- Umur: 45 Tahun
- Pekerjaan: Tani
- Jenis Ketahanan Pangan: Tanaman Jagung
- Luas Lahan: \pm 1/2 Hektar
- Alamat: Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur
Di lokasi pertanian tersebut, Bripda M. Rizky Alpian bersama Bapak Jumingan melakukan peninjauan langsung ke area tanaman jagung guna melihat dari dekat kondisi pertumbuhan tanaman, mengantisipasi potensi serangan hama, serta berdialog mengenai kendala-kendala yang dihadapi selama masa tanam hingga menjelang masa panen nanti.
Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, kehadiran personel Polsek Belitang II ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi yang erat (patroli dialogis) antara Polri dan masyarakat petani. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pesan-pesan kamtibmas agar para petani tetap waspada terhadap potensi pencurian hasil bumi maupun alat-alat pertanian di area perladangan.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa Polri tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), melainkan juga peduli dan ikut bertanggung jawab dalam menyukseskan swasembada pangan di tingkat desa demi kesejahteraan masyarakat luas.
Selama kegiatan berlangsung, komunikasi antara petugas dan petani berjalan dengan sangat hangat, interaktif, serta penuh dengan rasa kekeluargaan. Giat ketahanan pangan ini berjalan dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.





