
BELITANG II, OKU TIMUR — Komandan Korem 044/Garuda Dempo (Danrem 044/GAPO), Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Cetak Sawah Rakyat yang berlokasi di area persawahan RW 003 RT 002, Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kamis (30/07/2026) sore hingga malam hari.
Rombongan Danrem 044/GAPO tiba di lokasi persawahan sekira pukul 18.13 WIB. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044 Ny. Vera Khabib Mahfud, Kasi Pers Kasrem Kolonel Kav Adri Nurcahyanto, Kasi Log Kasrem Kolonel Czi Rizal Desriansyah, serta Komandan Kodim (Dandim) 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, S.IP., M.Han.
Kedatangan jimpinan Korem 044/GAPO disambut hangat oleh jajaran Muspika, Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, personil TNI-Polri, perangkat desa, serta puluhan anggota Kelompok Tani Desa Sumber Harapan.

Peninjauan lapangan ini dilaksanakan untuk memastikan percepatan dan kelancaran program Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun anggaran 2025 yang saat ini masih terus dirampungkan sebagai bagian dari pilar penguatan ketahanan pangan di wilayah hukum Kodim 0403/OKU.
Dalam pengarahannya di hadapan para petani dan pemangku kepentingan setempat, Danrem 044/GAPO Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M. mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi yang tinggi serta permohonan maaf atas keterlambatan jadwal lantaran padatnya agenda pengawasan program di lapangan.
”Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu sekalian. Mohon maaf apabila bapak dan ibu sudah menunggu cukup lama. Kami bersama perwakilan Dinas Pertanian masih mengawal langsung rangkaian program CSR tahun 2025 yang saat ini sedang kita selesaikan,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, Danrem menekankan bahwa program ini harus berkelanjutan agar dampak positifnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat lokal. Terkait teknis pembersihan lahan bekas perkebunan karet yang dialihfungsikan menjadi sawah, Danrem memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pertanian dan para PPL.
”Untuk sisa-sisa kayu karet bekas pembersihan lahan, kami minta Dinas Pertanian dapat mengusulkan bantuan obat atau zat pembusuk kayu. Hal ini penting agar proses pelapukan terjadi secara cepat dan alami tanpa merusak kualitas tanah,” jelasnya.
Secara tegas, Danrem 044/GAPO juga mengingatkan seluruh masyarakat dan kelompok tani untuk tidak melakukan pembakaran terhadap tunggul, batang, maupun ranting kayu karet sisa penebangan.
”Ingat, pohon dan ranting kayu bekas penebangan jangan sekali-kali dibakar! Selain berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pembakaran juga merusak struktur serta unsur hara tanah. Kita harus menjaga kelestarian lingkungan demi keberhasilan panen mendatang. Semoga melalui program Cetak Sawah Rakyat ini, taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat tani dapat meningkat pesat,” tegas Brigjen TNI Khabib Mahfud.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama demi kelancaran program pertanian dan kemakmuran warga Desa Sumber Harapan. Tepat pukul 18.35 WIB, Danrem 044/GAPO beserta rombongan meninggalkan lokasi persawahan dan bergerak menuju Koramil Belitang II.
Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja ini berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif di bawah pengamanan ketat personil Polsek Belitang II yang dipimpin IPTU Toni Aji, SH., MH dan personil Koramil 403-15/Belitang II di bawah pimpinan Kapten Inf Hasan Jabar Tanjung.





