Beranda / Berita / Upaya Mitigasi Bencana, Aipda Bedy Ibrahim Pimpin Pemasangan Peringatan Dini di Titik Rawan Desa Sumber Harapan

Upaya Mitigasi Bencana, Aipda Bedy Ibrahim Pimpin Pemasangan Peringatan Dini di Titik Rawan Desa Sumber Harapan

BELITANG II – Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini, Polsek Belitang II mengambil langkah proaktif dalam upaya mitigasi bencana alam. Langkah ini dilakukan guna memberikan peringatan dini serta meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat, khususnya yang melintasi jalur-jalur rawan bencana di wilayah Kecamatan Belitang II.

​Pada hari Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, personel Polsek Belitang II melaksanakan giat pemasangan banner imbauan rawan bencana dan tanah longsor. Kegiatan yang dipusatkan di area Jembatan Desa Sumber Harapan ini dipimpin langsung oleh Aipda Bedy Ibrahim Putra bersama jajaran anggota piket fungsi lainnya.

​Pemilihan lokasi jembatan di Desa Sumber Harapan didasarkan pada hasil monitoring kewilayahan yang menunjukkan bahwa area tersebut memiliki kontur tanah dan aliran sungai yang cukup rawan terdampak apabila terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi. Pemasangan banner peringatan ini bertujuan agar para pengendara maupun warga sekitar lebih berhati-hati dan waspada saat melintas, terutama di waktu hujan deras.

​”Pemasangan banner ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat. Kami ingin warga selalu ingat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati titik ini, mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi,” ujar Aipda Bedy Ibrahim Putra di sela-sela kegiatannya.

​Banner yang dipasang memuat pesan-pesan edukatif dan peringatan tegas agar masyarakat tidak memaksakan diri melintas jika kondisi air sungai meningkat atau terdapat tanda-tanda pergeseran tanah. Selain memasang atribut peringatan, Aipda Bedy Ibrahim Putra juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar jembatan, meminta mereka untuk segera melapor ke Polsek Belitang II atau aparat desa jika melihat adanya retakan tanah atau potensi bencana lainnya.

​Secara terpisah, Kapolsek Belitang II menegaskan bahwa pemetaan titik rawan bencana di wilayah hukumnya terus diperbarui. Langkah pemasangan banner imbauan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan maupun korban jiwa akibat bencana alam (mitigasi struktural).

​Sepanjang pelaksanaan kegiatan, situasi di Desa Sumber Harapan terpantau aman dan kondusif. Warga menyambut baik inisiatif kepolisian ini karena merasa lebih diperhatikan keselamatannya, terutama bagi mereka yang setiap hari menggantungkan aktivitas transportasinya melalui jembatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *