
Kecamatan Belitang II – Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II jajaran Polres OKU Timur terus berkomitmen penuh untuk memberikan jaminan keamanan bagi setiap umat beragama dalam menjalankan ibadah keagamaannya secara aman, khidmat, dan kondusif. Langkah nyata ini kembali ditunjukkan dalam pengawalan perayaan hari besar keagamaan di wilayah hukum setempat.
Pada hari Sabtu malam, 30 Mei 2026, sekira pukul 18.30 WIB, jajaran personel Polsek Belitang II melaksanakan kegiatan pengamanan (Pam) jalannya peribadahan dalam rangka Hari Raya Waisak 2570 TB (Terbuka/Buddha Era) Tahun 2026. Kegiatan ibadah umat Buddha ini berpusat di Wihara Satya Sasanang yang berlokasi di Desa Karang Manik, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Guna memastikan legalitas dan kesiapsiagaan di lapangan, pelaksanaan pengamanan ini didasari oleh Surat Perintah (Sprin) Kapolres OKU Timur Nomor: Sprin / 536 / V / PAM.5.1.1/ 2026 tertanggal 22 Mei 2026. Adapun personel Polsek Belitang II yang diploting secara khusus untuk bersiaga di area wihara tersebut terdiri dari:
- AIPTU TANDIAN
- AIPTU MULYONO
- AIPDA AGUS TRALIA
- AIPDA ANDERI ALFANI
- BRIPKA DEDI IRAWAN, S.E.
- BRIGPOL DODY YURISTIANTO

Rangkaian puja bakti dan kedamaian ibadah Waisak di Wihara Satya Sasanang kali ini dipimpin oleh Romo Darto dengan diikuti oleh kuranglebih 50 orang jemaat setempat. Pada perayaan tahun 2026 ini, peribadahan berjalan dengan penuh makna spiritual dengan mengusung tema agung, yakni: “Menebar cinta, menumbuhkan perdamaian dunia.”
Demi memastikan seluruh standard operating procedure (SOP) pengamanan perbankan dan rumah ibadah berjalan prima, Kapolsek Belitang II, IPTU TONI AJI, S.H., M.H., turun langsung melakukan monitoring ke lokasi wihara. Dalam pengecekan tersebut, Kapolsek didampingi oleh PS Kanit IK (Intelkam) AIPDA AGAM RIYANTO, S.H. bersama sejumlah personel anggota piket fungsi Polsek Belitang II.
Sebagai bagian dari langkah preventif (security assessment) sebelum prosesi ibadah sakral dimulai, jajaran personel pengamanan terlebih dahulu melakukan sterilisasi area sekitar wihara dan pemeriksaan selektif terhadap barang-barang bawaan jemaat yang datang. Upaya humanis namun tegas ini diberlakukan demi mengeliminasi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas, sehingga kekhusyukan umat dalam beribadah dapat terjaga secara penuh.
Berkat kedisiplinan personel, pengawasan yang berlapis, serta koordinasi yang erat dengan pihak pengurus wihara, seluruh rangkaian pengamanan ibadah Hari Raya Waisak 2570 TB di Wihara Satya Sasanang berakhir sekira pukul 21.20 WIB. Seluruh jalannya kegiatan dilaporkan berjalan dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Kehadiran aktif Polri di tengah-tengah momentum hari besar ini menumbuhkan rasa aman serta apresiasi yang mendalam dari warga jemaat Buddha di Desa Karang Manik.





