Beranda / Berita / Wujudkan Zero Hotspot, Personel Polsek Belitang II Sebar Maklumat Karhutla di Titik Rawan Darma Buana

Wujudkan Zero Hotspot, Personel Polsek Belitang II Sebar Maklumat Karhutla di Titik Rawan Darma Buana

BELITANG II – Menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi prioritas berkelanjutan jajaran Polsek Belitang II. Pada hari Jumat, 20 Februari 2026, pukul 09.00 WIB, jajaran piket fungsi melaksanakan giat preemtif berupa penyebaran Maklumat Kapolda Sumsel mengenai larangan pembakaran hutan, lahan, dan semak belukar.

​Giat ini dipimpin langsung oleh Bripka Hardianto bersama personel piket lainnya. Sasaran kegiatan dipusatkan di Desa Darma Buana, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Petugas menyisir area pemukiman, pangkalan ojek, hingga area perkebunan warga guna memastikan pesan pencegahan karhutla tersampaikan dengan merata kepada seluruh lapisan masyarakat.

​Dalam pelaksanaannya, Bripka Hardianto melakukan pendekatan humanis dengan memberikan penjelasan langsung kepada warga mengenai sanksi hukum yang tegas bagi pelaku pembakaran lahan, baik sengaja maupun karena kelalaian. Selain sanksi pidana, petugas juga mengedukasi masyarakat mengenai bahaya kabut asap yang dapat merusak kesehatan serta mengganggu stabilitas ekonomi dan ekosistem.

​”Kami hadir di Desa Darma Buana untuk mengingatkan warga bahwa membuka lahan dengan cara dibakar adalah tindakan melanggar hukum. Kami mengajak para petani dan pemilik lahan untuk bersama-sama menjaga desa kita dari ancaman titik api (hotspot), demi kesehatan anak cucu kita ke depan,” ujar Bripka Hardianto di sela-sela pembagian maklumat.

​Selain membagikan selebaran, petugas juga melakukan penempelan maklumat di tempat-tempat umum yang mudah terlihat oleh masyarakat, seperti warung desa dan balai pertemuan. Warga pun dihimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau Satgas Karhutla setempat apabila melihat kepulan asap mencurigakan di wilayah mereka.

​Hingga giat berakhir pada pukul 10.30 WIB, situasi di Desa Darma Buana terpantau aman dan kondusif. Masyarakat menyambut baik himbauan tersebut dan berkomitmen untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam aktivitas pertanian mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *