
BELITANG II – Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan transaksi keuangan di malam hari, Polsek Belitang II meningkatkan intensitas patroli di objek vital perbankan. Pada hari Minggu, 21 Februari 2026, pukul 20.00 WIB, personel piket fungsi melaksanakan giat patroli pengamanan di sektor perbankan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ka SPK I Polsek Belitang II, Aipda Aan Afprianto, bersama anggota piket fungsi lainnya. Sasaran utama patroli adalah ATM Bank BRI yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Lokasi ini menjadi prioritas pengawasan mengingat tingginya aktivitas transaksi masyarakat pada malam hari serta letaknya yang berada di jalur perlintasan utama.
Dalam pelaksanaannya, Aipda Aan Afprianto melakukan pemeriksaan fisik secara mendetail pada mesin ATM guna mengantisipasi adanya perangkat asing yang mencurigakan, seperti alat skimming atau modus ganjal kartu. Petugas juga memastikan kamera pengawas (CCTV) dalam kondisi aktif dan area sekitar ATM memiliki penerangan yang memadai untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan.
”Patroli di area perbankan ini merupakan langkah antisipasi kami terhadap tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor) dan kejahatan spesifik perbankan. Kami hadir untuk memastikan warga yang mengambil uang di malam hari merasa tenang dan terlindungi dari potensi aksi kriminalitas,” ujar Aipda Aan Afprianto di lokasi.
Selain melakukan pengecekan teknis, petugas juga memberikan himbauan kepada nasabah yang ditemui di lokasi agar selalu waspada dan tidak mudah percaya kepada orang asing yang menawarkan bantuan di dalam ruang ATM. Petugas menyarankan warga untuk selalu menutupi tangan saat memasukkan nomor PIN dan segera melapor ke Polsek Belitang II jika menemukan hal yang mencurigakan pada mesin ATM.
Hingga giat berakhir, situasi di area ATM BRI Desa Sumber Jaya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda gangguan keamanan maupun kerusakan pada fasilitas perbankan, sehingga aktivitas transaksi masyarakat dapat berjalan dengan lancar.





