Beranda / Berita / Ketenangan Sahur di Tegal Besar: Aiptu I Made Sumatra Pimpin Patroli KRYD Antisipasi Knalpot Brong

Ketenangan Sahur di Tegal Besar: Aiptu I Made Sumatra Pimpin Patroli KRYD Antisipasi Knalpot Brong

BELITANG II – Di saat aroma santap sahur masih menyelimuti rumah-rumah warga di Desa Tegal Besar, deru mobil patroli Polsek Belitang II membelah kesunyian dini hari. Selasa, 03 Maret 2026, tepat pukul 03.00 WIB, kepolisian memastikan bahwa ibadah masyarakat di bulan suci Ramadhan tidak terganggu oleh kebisingan jalanan maupun ancaman kriminalitas.

​Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) subuh kali ini dipimpin langsung oleh Ka SPK III Aiptu I Made Sumatra bersama anggota piket fungsi lainnya. Fokus utama patroli ini adalah melakukan penyisiran di titik-titik rawan sepanjang jalan Desa Tegal Besar yang kerap dijadikan ajang berkumpulnya pemuda pasca-sahur

​Bulan Ramadhan sering kali menjadi momentum yang disalahgunakan oleh sebagian oknum remaja untuk melakukan aksi balap liar. Selain membahayakan keselamatan jiwa pelaku dan pengguna jalan lain, suara knalpot brong yang memekakkan telinga sangat mencederai kekhusyukan masyarakat yang sedang bersiap menjalankan ibadah puasa dan shalat Subuh berjamaah.

​”Kami hadir di Desa Tegal Besar bukan untuk membatasi aktivitas pemuda, melainkan untuk memastikan keselamatan mereka dan kenyamanan warga yang sedang beribadah. Balap liar adalah risiko nyawa yang tidak sebanding dengan kesenangan sesaat,” tegas Aiptu I Made Sumatra di sela-sela pemantauan arus lalu lintas.

​Sebagai langkah preventif, Polsek Belitang II menyampaikan maklumat penting bagi masyarakat:

  • Pengawasan Orang Tua: Kami memohon dengan sangat kepada para orang tua di Desa Tegal Besar untuk memantau keberadaan anak-anaknya. Pastikan setelah sahur mereka tidak keluar rumah tanpa tujuan jelas yang dapat memicu kerumunan balap liar.
  • Stop Knalpot Brong: Kebisingan adalah polusi bagi ketenangan ibadah. Polsek Belitang II tidak akan segan melakukan penindakan bagi kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar.
  • Waspada Pencurian (3C): Saat meninggalkan rumah untuk berangkat ke masjid melaksanakan shalat Subuh, pastikan pintu dan jendela terkunci rapat serta kendaraan terparkir di tempat yang aman.
  • Sinergi Keamanan: Kesadaran kolektif adalah kunci. Jika warga melihat tanda-tanda kumpulan pemuda yang hendak balapan, segera laporkan kepada petugas di lapangan atau melalui kontak resmi Polsek

Hingga fajar menyingsing di ufuk timur Tegal Besar, situasi kamtibmas dilaporkan dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif. Kehadiran personel Polsek Belitang II di bawah kepemimpinan Aiptu I Made Sumatra berhasil menekan niat para pelaku balap liar, sehingga masyarakat dapat menjalankan awal hari puasa dengan tenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *