
BELITANG II – Menjaga keamanan bukan sekadar soal patroli jalan raya, melainkan juga memastikan “perut” masyarakat tetap aman melalui ketersediaan pangan yang stabil. Hal inilah yang mendasari langkah AIPTU Tandian, Kanit Samapta Polsek Belitang II.
Di bawah terik matahari yang mulai menyengat, AIPTU Tandian menyambangi hamparan hijau lahan pertanian di Desa Budi Luhur, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Kunjungan ini bukan tanpa alasan; beliau melaksanakan pengecekan rutin terhadap progres ketahanan pangan di wilayah hukumnya.
Fokus kunjungan kali ini tertuju pada lahan produktif milik Bapak Suwito. Di atas lahan seluas kurang lebih 1/2 Hektar, Pak Suwito konsisten menanam komoditas Jagung yang kini menjadi salah satu pilar penopang ekonomi dan ketersediaan pangan di Desa Budi Luhur.
Dalam dialog santai di pinggir lahan, AIPTU Tandian melakukan observasi terhadap kondisi tanaman, mengecek potensi kendala yang dihadapi petani, hingga berdiskusi mengenai ketersediaan pupuk dan pengairan.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moral bagi para petani. Polri ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan nasional benar-benar terwujud hingga ke tingkat desa. Jika petani kita kuat, maka ketahanan bangsa juga akan hebat,” ujar AIPTU Tandian di sela-sela pengecekan.
Tak hanya memantau tanaman, Kanit Samapta juga menyisipkan pesan-pesan Kamtibmas. Beliau mengajak para warga dan kelompok tani untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di area persawahan, seperti pencurian alat mesin pertanian (alsintan) maupun hasil panen.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Budi Luhur ini menjadi bukti nyata bahwa Polsek Belitang II, Polres OKU Timur, hadir sebagai mitra produktif bagi masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan petani diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, demi kesejahteraan seluruh warga Kecamatan Belitang II.





