Beranda / Berita / Kawal Warga Pasca Ibadah Tarawih, Aiptu I Made Sumatra Pastikan Desa Tegal Besar Aman dan Kondusif

Kawal Warga Pasca Ibadah Tarawih, Aiptu I Made Sumatra Pastikan Desa Tegal Besar Aman dan Kondusif

BELITANG II – Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan menjadi prioritas utama jajaran Polsek Belitang II. Pada hari Sabtu malam, 21 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, personel piket fungsi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi potensi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta gangguan kamtibmas lainnya.

​Giat patroli kewilayahan ini dipimpin langsung oleh Ka SPK III Polsek Belitang II, Aiptu I Made Sumatra, dengan didampingi oleh anggota piket fungsi lainnya. Sasaran patroli difokuskan pada wilayah Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Waktu pelaksanaan pukul 20.30 WIB dipilih secara strategis karena bertepatan dengan selesainya ibadah salat Tarawih, di mana mobilitas masyarakat di jalanan dan pusat keramaian desa cenderung meningkat.

​Dengan menggunakan metode Blue Light Patrol, armada patroli menyusuri area pemukiman padat penduduk, pertokoan, hingga titik-titik rawan yang minim penerangan jalan. Kehadiran lampu rotator biru yang menyala di sepanjang rute patroli bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang sedang beraktivitas di malam hari sekaligus memberikan efek gentar (deterrent effect) bagi para pelaku kejahatan.

​”Di malam Minggu Ramadan ini, kami meningkatkan intensitas patroli untuk memastikan situasi di Desa Tegal Besar tetap terkendali. Fokus kami adalah mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor di area parkir masjid maupun rumah tinggal, serta memantau aktivitas pemuda untuk mencegah aksi balap liar dan tawuran,” ujar Aiptu I Made Sumatra di sela pelaksanaan tugas.

​Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga melakukan dialogis dengan warga yang ditemui. Aiptu I Made Sumatra memberikan himbauan agar masyarakat tetap waspada dan memastikan rumah dalam keadaan terkunci rapat saat ditinggal beribadah. Petugas juga mengajak para orang tua untuk mengawasi anak-anak remaja mereka agar tidak bermain petasan yang dapat mengganggu ketenangan ibadah warga lainnya.

​Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Desa Tegal Besar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas yang menonjol, sehingga masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *