Beranda / Berita / Edukasi di Terik Matahari: Personel Polsek Belitang II Ajak Warga Sumber Jaya Stop Bakar Lahan

Edukasi di Terik Matahari: Personel Polsek Belitang II Ajak Warga Sumber Jaya Stop Bakar Lahan

POLSEK BELITANG II – Komitmen Polsek Belitang II dalam menjaga ekosistem dan mencegah terjadinya bencana kabut asap terus diperkuat melalui aksi nyata di lapangan. Pada Minggu pagi (01/03/2026), tepat pukul 10.15 WIB, jajaran kepolisian kembali turun ke tengah masyarakat, kali ini menyasar Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II.

​Giat penyebaran Maklumat Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ini dipimpin langsung oleh Bripka Hardianto bersama personel piket fungsi lainnya. Di tengah cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna mengantisipasi kelalaian masyarakat dalam mengolah lahan pertanian.

​Bripka Hardianto beserta anggota menyambangi titik-titik kumpul warga, perkebunan, hingga pemukiman penduduk untuk menempelkan serta membagikan selebaran maklumat. Tidak hanya sekadar membagikan kertas, personel di lapangan juga memberikan edukasi mendalam mengenai dampak buruk asap bagi kesehatan serta sanksi pidana yang menanti bagi pelaku pembakaran hutan secara sengaja.

​”Kami mengimbau kepada seluruh warga Desa Sumber Jaya agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain merusak kesuburan tanah dan polusi udara, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang serius. Mari kita jaga lingkungan kita tetap asri tanpa api,” ujar Bripka Hardianto saat berdialog dengan para petani setempat.

​Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang dialogis dan penuh kekeluargaan. Masyarakat Desa Sumber Jaya menyambut baik kehadiran pihak kepolisian dan menyatakan dukungannya untuk bersama-sama mengawasi wilayah mereka dari potensi titik api (hotspot).

​Dengan adanya sosialisasi yang masif ini, Polsek Belitang II berharap kesadaran kolektif warga semakin meningkat, sehingga wilayah Kecamatan Belitang II, khususnya Desa Sumber Jaya, tetap bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan sepanjang tahun 2026.

​Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, situasi terpantau aman dan kondusif, dengan harapan pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan dapat tertanam kuat di benak setiap warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *