Beranda / Berita / Optimalkan Potensi Desa, Polsek Belitang II Beri Pendampingan pada Petani Jagung Lokal

Optimalkan Potensi Desa, Polsek Belitang II Beri Pendampingan pada Petani Jagung Lokal

BELITANG II – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ketahanan pangan, Anggota Polsek Belitang II, Aiptu Beni Eko S, melaksanakan giat sambang dan pengecekan lahan pertanian di Desa Purworejo, Kecamatan Belitang II, pada hari ini, Senin (06/04/2026).

​Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak sektor pangan di tingkat desa.

Dalam giat tersebut, Aiptu Beni Eko S mengunjungi lahan milik salah satu warga binaannya dengan detail sebagai berikut:

  • Nama Pemilik Lahan: Bapak Sutrisno
  • Usia: 42 Tahun
  • Pekerjaan: Petani
  • Jenis Tanaman: Jagung
  • Luas Lahan: ± 1/4 Hektar
  • Lokasi: Desa Purworejo, Kec. Belitang II

​”Ketahanan pangan adalah pondasi utama stabilitas nasional. Melalui pendampingan langsung kepada para petani seperti Bapak Sutrisno, kami ingin memastikan bahwa kendala di lapangan dapat terdeteksi sejak dini,” ujar Aiptu Beni Eko S di sela-sela pengecekan tanaman jagung yang mulai tumbuh subur.

​Dalam dialognya dengan Bapak Sutrisno, Aiptu Beni memberikan apresiasi atas dedikasi petani lokal yang terus produktif mengelola lahan seluas seperempat hektar tersebut. Selain mengecek kondisi fisik tanaman, personel Polsek Belitang II ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan di sekitar area persawahan guna mencegah tindak pencurian hasil bumi maupun sarana produksi pertanian.

​Bapak Sutrisno menyambut baik kehadiran pihak kepolisian. Menurutnya, kunjungan rutin ini memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk lebih semangat dalam mengelola lahan, sekaligus mempermudah koordinasi jika sewaktu-waktu terjadi permasalahan di lapangan.

​Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Polsek Belitang II berkomitmen untuk terus mengawal program ketahanan pangan ini agar kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, dapat terjaga dengan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *